It's RAINING DISCOUNT! Up to 50% OFF! Order Now

Artist of the Month: Herdiyani - Si Surrealist Yang Hobi Corat-Coret Tembok

by Jeremy Limman, 2015.03.27



Ayo kita sapa Artist of the Month kita bulan ini! Herdiyani atau yang biasa dipanggil Anni. Dari kecil dia suka corat-coret tembok rumahnya, sampai kadang bikin sebel orang tuanya. Penasaran kan, yuk kita cari tau lebih banyak tentang dia.

 

 

 

 

 

 

Raka: Halo Anni! Kita mau tanya-tanya nih, bisa cerita sedikit tentang diri kamu?

Anni: Hallo nama saya Herdiyani. Saya lahir di Jakarta, 11 September 1992. Dari kecil saya sudah menunjukkan ketertarikan saya di dunia gambar dengan mencorat coret dinding rumah dan selalu bercita-cita menjadi pelukis jika sudah dewasa. Saya pernah menjalani pendidikan di jurusan desain grafis disalah satu politeknik di Jakarta dan sekarang bekerja sebagai illustrator graphic designer di salah satu design agency.

Raka: Wow, berarti memang sudah dari kecil kamu suka banget menggambar yah. Pasti pas kecil kamu mulai belajar dengan traditional painting kan dan ketika besar kamu belajar digital painting. Kalau kamu pribadi lebih suka yang mana?

Anni: Kalau ditanya lebih suka yang mana, digital ataupun traditional painting memiliki daya tarik masing masing dan saya suka keduanya. Tapi kalau harus memilih saya lebih suka traditional painting, karena punya kesulitan yang tidak bisa diduga. Disitu kita dituntut untuk ‘let it flow’ tanpa bisa melakukan kesalahan.

Raka: Kadang yang ‘let it flow’ gitu hasilnya lebih memuaskan. Kalau style menggambar favorit kamu apa?

Anni: Aku suka banget sama surealism, karena surrealism memiliki makna yang tersirat di dalamnya dan mengajak si penikmat untuk bisa lebih berimajinasi secara liar.

Raka: Seru yah, dengan surrealism kamu bisa menuangkan imajinasi terliar kamu ke atas kertas. Apa kamu punya kebiasaan yang selalu kamu lakukan ketika menggambar?

Anni: Saat menggambar saya selalu mendengarkan musik. Musik yang didengarkan saat menggambar secara gak langsung mendatangkan inspirasi yang gak terduga. Selebihnya kalau sedang buntu saat mau menggambar biasanya saya liat referensi dulu.

Raka: Apa karya kamu yang secara pribadi paling kamu suka?

Anni: Dari karya-karya yang sudah saya buat, saya paling suka dengan karya yang detil karena dalam pembuatannya melalui proses yang panjang dan menguji kesabaran. Salah satunya saya sangat suka karya saya yang berjudul Prince Leon Princess Lea.

 

 

Raka: Wah itu pasangan yah? Darimana sih kamu mendapat ide buat menggambar Prince Leon Princess Lea itu?

Anni: Karya ini merupakan sebuah perwujudan mimpi masa kecil saya. Terinspirasi saat melihat film dan cerita tentang putri dan pangeran. Saat masih kecil dan melihat cerita seperti ini pasti selalu berfikir ingin jadi seperti putri, dan kemudian terlahirlah karya wanna be ini. Seperti contohnya pada gambar Lea ini terinspirasi saat melihat film Alice in Wonderland. Di situ Lea digambarkan sebagai gadis kecil yang tinggal di hutan dan menjadi seorang putri kecil mempunyai sahabat sahabat yang aneh dan ingin sekali mempunyai bayi T-Rex untuk menjaganya. Begitu juga dengan Leon dan kehidupannya sebagai pangeran.

Raka: Berarti kamu sering memimpikan hal-hal sureal dari kecil yah. Pasti kamu punya artist yang menginspirasi karya-karya kamu kan. Siapa sih artist itu?

Anni: Saya punya beberapa artis favorit diantaranya Laura Laine, sedikit banyak saya mempelajari teknik membuat rambut dari dia, karyanya memang terlihat agak dark tapi Laura menggambarkan karya karyanya dengan cantik. Kemudian saya suka Vania Zouravliov saat melihat karyanya saya langsung jatuh cinta dengan cara dia menggambar surreal dan detil. Saya juga suka beberapa fashion illustrator antara lain Esra Roise dan Kelly Smith, teknik watercolor yang mereka gunakan sangat cantik. Kalau artist didalam negeri saya suka Roby Dwi dan Emte keduanya favorit saya untuk surelism watercolor artist.

Raka: Wow kayaknya artist-artist itu wajib di stalking yah. Oh iya pasti pernah males menggambar kan? Apa sih yang biasanya bikin kamu bad mood menggambar dan bagimana biasanya kamu balikin mood kamu?

Anni: Hal yang seringkali bikin badmood sih biasanya kalau mau gambar tapi alat yang dibutuhin gak ada, misalnya lupa bawa tempat pensil atau pengapus tiba-tiba hilang. Kadang itu bisa bikin mood gambar langsung drop. Kalo lagi bad mood biasanya dengerin musik dulu buat naikin mood lagi, atau biasanya melakukan hal hal yang saya suka, misalnya main game atau nonton film dulu, ini juga bisa jadi salah satu trik sih buat cari inspirasi. Tapi kalo udah bad mood banget dan udah buntu biasanya saya berhenti atau istirahat dulu buat ngilanginnya soalnya kalau udah bad mood tapi dipaksa buat berkarya biasanya hasilnya kurang memuaskan.

Raka: Yap jangan dipaksain sampai lupa istirahat. Saya penasaran nih, barang apa sih yang selalu ada di tas kamu? Yang menurut kamu gak boleh sampai ketinggalan.

Anni: Benda yang ada selalu ditas sih biasanya seperangkat alat gambar dan headset. Gak tau kenapa sih kalo satu dari benda ini ketinggalan biasanya jadi salah satu penyebab badmood dan jadi salah satu alasan males gambar.

Raka: Iya itu sih wajib banget dibawa kemana-mana. Kasih tau dong kamu punya proyek apa nih di 2015?

Anni: Karya selanjutnya aku lagi bikin illustration book untuk anak dan sisanya sedang merintis usaha pribadi bersama teman teman illustrator lainnya.

Raka: Semoga sukses yah rencananya di 2015 ini.

 

Twitter: @animaji_

Instagram: @animaji_

Pokaku: animaji

 

Bagikan